Virtual Tour: Menjelajahi Dunia di Era Digital

Virtual Tour

Virtual Tour

Salah satu perubahan di era sekarang ini yang paling menarik adalah kemajuan industri pariwisata melalui Virtual Tour. Era digital mendorong teknologi sebagai pembawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Pertumbuhan aktivitas virtual jauh melampaui jangkauan industri pariwisata itu sendiri. Orang sekarang membeli rumah tanpa benar-benar melihatnya sendiri hanya dengan mengikuti virtual tour di dalamnya. Gagasan pariwisata virtual didukung oleh fakta bahwa orang mengunjungi museum melalui virtual tour. Pariwisata dengan realitas virtual adalah sebuah kenyataan.  

Meskipun sejak kemunculan Covid-19 mempengaruhi sektor pariwisata, industri ini dianggap rendah dan stabil. Pandemi telah mempengaruhi lanskap pariwisata dalam banyak hal, dan dampaknya akan terus mempengaruhi kita di masa depan. Virtual Tour adalah sebuah gagasan kekinian yang inovatif dan memungkinkan orang untuk menjelajahi tempat di seluruh dunia tanpa harus mengeluarkan uang dan tenaga untuk mengunjungi lokasinya secara langsung. Menurut penelitian yang diterbitkan pada tahun 2019, pariwisata virtual diprediksi akan meningkat secara signifikan di tahun-tahun mendatang, dan kita sudah mulai melihat perkembangannya.

Sejarah Virtual Tour

Virtual Tour

Asal mula istilah lain dari perjalanan wisata secara virtual atau ‘virtual tour’ berasal dari tahun 1994. Tur interpretatif untuk pengunjung museum yang menampilkan reproduksi 3D Kastil Dudley di Inggris sekitar tahun 1550 merupakan contoh pertama virtual tour. Tur ini terdiri dari sistem berbasis laserdisc yang dikendalikan komputer yang dirancang oleh operator asal Inggris, Colin Johnson.

Salah satu pengguna pertama perjalanan virtual adalah Ratu Elizabeth II, ketika ia secara resmi membuka pusat pengunjung pada bulan Juni 1994. Tur interpretatif untuk pengunjung museum yang menampilkan reproduksi 3D Kastil Dudley di Inggris sekitar tahun 1550 menjadi contoh pertama virtual tour.

Penerapan Virtual Tour dalam Industri Pariwisata

Video perjalanan virtual adalah sebuah tayangan dokumenter yang direkam saat kamera bergerak maju melalui suasana sekitar berupa alam atau perkotaan. Efeknya adalah untuk memungkinkan penonton mengalami pemandangan yang akan mereka lihat dan suara yang akan mereka dengar jika mereka benar-benar melakukan perjalanan di sepanjang rute tertentu dengan kecepatan yang sama dengan kamera.

Dalam mensimulasikan secara realistis pengalaman bergerak melalui ruang angkasa, perjalanan virtual berbeda dari video perjalanan konvensional, yang biasanya terdiri dari serangkaian pengaturan kamera yang sebagian besar statis di sepanjang rute tertentu atau di area tertentu. Keuntungan dari video perjalanan konvensional adalah bahwa satu atau lebih narator atau pemandu di layar dapat memberikan wawasan tentang aspek geografis, sejarah, politik, militer, budaya, geologi, atau arsitektur daerah tersebut.

Jalan-jalan virtual menarik bagi mereka yang ingin merasakan pemandangan dan suara dari tempat-tempat tertentu di negara atau dunia namun tidak memiliki waktu atau sumber daya keuangan atau fisik untuk benar-benar bepergian ke sana. Mereka juga menarik bagi pengguna treadmill atau pelatih elips, yang berjalan atau berlari sambil menonton video ini meningkatkan realitas pengalaman dan mengurangi kebosanan berolahraga.

Pariwisata di Era Virtual Tour

Virtual Tour

Perjalanan Wisata Virtual memberikan berbagai manfaat bagi industri pariwisata, baik bagi wisatawan maupun pihak-pihak terkait. Virtual Tour memungkinkan orang untuk menjelajahi tempat-tempat di seluruh dunia tanpa harus melakukan perjalanan secara fisik. Hal ini sangat bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik atau keterbatasan kesempatan untuk melakukan perjalanan.

Selain itu, industri pariwisata dapat memanfaatkan Virtual Tour sebagai alat promosi untuk menarik calon wisatawan. Pengalaman visual yang imersif dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang destinasi wisata. Bagi wisatawan, perjalanan virtual dapat membantu menghemat biaya perjalanan, seperti tiket pesawat, akomodasi, dan biaya lain yang terkait dengan perjalanan fisik.

Virtual Tour juga dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang tempat wisata, seperti sejarahnya, budayanya, dan hal-hal menarik lainnya yang mungkin tidak dapat ditemukan dengan pemandu wisata konvensional. Touring virtual dapat memastikan perjalanan aman tanpa mengorbankan kepuasan atas setiap perjalanan jika keselamatan atau kesehatan menjadi masalah.

Dampak Virtual Tour pada Industri Pariwisata

Penggunaan virtual tour telah membawa dampak yang cukup signifikan bagi industri pariwisata. Beberapa dampaknya adalah, salah satunya adalah memicu minat wisatawan untuk mengunjungi destinasi fisik setelah mereka mendapatkan gambaran mendalam tentang tempat tersebut melalui pengalaman virtual.

Dengan memungkinkan orang untuk menjelajahi tempat melalui perjalanan wisata virtual, jumlah perjalanan fisik dapat berkurang, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Setelah mengalami perjalanan virtual, wisatawan dapat menjadi lebih selektif dalam memilih tujuan dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan perjalanan mereka.

Virtual Tour di Masa Depan Industri Perjalanan

Virtual Tour

Pemanfaatan teknologi perjalanan wisata virtual mendorong perubahan dalam industri pariwisata dengan berkembangnya layanan, seperti virtual tour interaktif, game VR berbasis perjalanan, dan pengalaman perjalanan berbasis AR.

Virtual Tour kemungkinan akan terus berkembang menjadi lebih realistis dan imersif seiring dengan kemajuan teknologi.  Penggunaan teknologi VR dan AR diperkirakan akan semakin meluas dan dapat diakses melalui berbagai perangkat, termasuk perangkat mobile, headset VR, dan perangkat lainnya. Perjalanan wisata virtual juga akan mencakup lebih banyak lokasi dan destinasi di seluruh dunia, memberikan pengalaman eksplorasi yang lebih kaya dan beragam.

Perjalanan virtual atau virtual tour dapat menjadi revolusi dalam industri pariwisata dengan menawarkan pengalaman bagi wisatawan yang baru, inovatif dan pastinya menarik. Dengan kemampuan untuk menyajikan destinasi secara imersif dan realistis, perjalanan wisata virtualmemungkinkan orang untuk menjelajahi dunia tanpa harus meninggalkan kenyamanan rumah mereka. Teknologi ini telah membawa manfaat bagi industri pariwisata, dan potensinya untuk berkembang di masa depan menjanjikan pengalaman perjalanan yang menarik.

Pengalaman Perjalanan di Era Digital

Kehadiran teknologi Virtual Tour mewakili perubahan transformatif dalam industri perjalanan, menawarkan peluang yang tak tertandingi untuk eksplorasi dan keterlibatan di era digital. Terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh peristiwa seperti pandemi Covid-19, adopsi pariwisata virtual telah menunjukkan ketahanan dan menjanjikan. Kami mempersembahkan kepada Anda rekomendasi kami “Ezy Travel Trip” sebagai media pendukung perjalanan wisata virtual sebagai ide yang menjembatani hambatan geografis dan mendefinisikan kembali gagasan tradisional tentang perjalanan.

Virtual Tour terus berkembang menjadi alat yang ampuh bagi para pelancong dan pemangku kepentingan pariwisata. Kemampuannya untuk memberikan pengalaman yang imersif, hemat biaya, dan mudah diakses tidak hanya memperkaya perjalanan wisata, tetapi juga berkontribusi pada upaya keberlanjutan dengan mengurangi dampak lingkungan. Kedepannya, seiring dengan kemajuan dan diversifikasi teknologi perjalanan wisata virtual, masa depan industri perjalanan terlihat semakin terkait dengan eksplorasi virtual, yang menjanjikan kemungkinan tak terbatas untuk penemuan dan petualangan.